Senin, 24 Desember 2007

Pemesanan barang


Apabila anda mendapatkan sebuah pemesanan barang, maka hal yang harus anda perhatikan adalah cara pembayaran dan pengiriman barang. Banyak sekali pelaku UKM yang belum pernah bertemu face to face dengan pemesan barangnya. Bahkan ada pelaku UKM yang sudah puluhan tahun berbisnis dengan seseorang tanpa pernah bertemu muka dengan rekan bisnisnya tersebut. Biasanya mereka menggunakan sarana telepon untuk melakukan order dan menggunakan cek, giro atau transfer untuk pembayaran barang. Di sini bisa dilihat bahwa faktor kejujuran merupakan salah satu elemen penting dalam berbisnis.
Pelaku UKM biasanya memiliki keterbatasan modal produksi sehingga jarang sekali mereka menimbun stok barang produksi. Mereka biasanya baru melakukan produksi apabila ada suatu pesanan dan umumnya mereka meminta pembayaran dimuka (DP). Untuk itu anda harus tahu berapa persen down payment (DP) yang biasanya mereka minta. Umumnya DP yang harus diberikan berkisar antara 40%-60%. Hal ini juga penting anda ketahui agar anda dapat menentukan besaran DP yang harus anda tetapkan bagi pemesan barang yang anda tawarkan.
Pembayaran dengan cek dan transfer adalah cara yang paling aman karena anda dapat segera menguangkannya. Pembayaran dengan giro sangat beresiko karena saat ini di kalangan pebisnis giro biasanya memiliki tenggat jatuh tempo sampai dengan 2 (dua) bulan. Apabila anda menerima giro, mintalah agar tenggat giro tersebut tidak lebih dari 1 (satu) bulan dan pastikan rekan bisnis anda memiliki reputasi baik sehingga anda tidak akan kecolongan oleh giro kosong. Hindari sistem konsinyasi atau kontra bon karena anda tidak memiliki kepastian kapan seluruh uang pembayaran akan anda terima.
Selain masalah pembayaran, masalah pengiriman barang juga harus anda perhatikan. Banyaklah berkonsultasi dengan perusahaan ekspedisi untuk berkonsultasi mengenai pengepakan dan pengiriman barang. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya kerusakan barang di perjalanan pada saat pengiriman. Anda akan kecewa apabila barang yang anda kirimkan mengalami kerusakan karena anda akan mendapatkan komplain dari pemesan dan biasanya perusahaan ekspedisi tidak bertanggung jawab atau memberikan penggantian yang tidak sebanding dengan nilai barang yang rusak.

Minggu, 23 Desember 2007

Memilih produk yang akan ditawarkan


Pada post sebelumnya telah saya jelaskan bahwa anda tidak perlu mempunyai bengkel produksi untuk membuat produk yang akan anda jual. Ingat bahwa siapa yang menguasai pemasaran akan lebih diuntungkan dibandingkan siapa yang mampu memproduksi barang.
Para pengrajin biasanya tidak memiliki banyak waktu untuk memasarkan produknya. Mereka lebih berkonsentrasi mengawasi proses produksi daripada harus berkeliling mencari order. Kenyataan di lapangan membuktikan, bahwa rata-rata para pengusaha UKM kita tidak memiliki akses ke dunia maya, peluang inilah yang harus anda raih.
Anda hanya perlu mencari pengrajin/pelaku bisnis UKM di sekitar anda. Carilah pengrajin yang menghasilkan produk yang khas yang jarang dijumpai di tempat lain atau pengrajin yang menghasilkan produk yang identik dengan daerah anda. Hindari produk yang dapat busuk seperti produk makanan, kue, buah-buahan atau sayuran karena besarnya resiko yang harus kita tanggung pada saat pengiriman. Saran saya carilah pengrajin yang produknya dari material yang tidak dapat busuk seperti pengrajin ukiran kayu, aksesoris-aksesoris dll.
Setelah anda menemukan sentra pengrajin UKM, cobalah untuk melakukan pendekatan kepada mereka. Tawarkan kerjasama dimana anda akan membantu mereka dari segi pemasarannya. Perlu diperhatikan di sini adalah karakter dari pengrajin tersebut. Kelemahan dari para pelaku UKM adalah kemampuan mereka dalam menepati waktu penyelesaian suatu pesanan. Kadang kala para pengrajin terlalu berani mengambil beberapa order sekaligus padahal mereka menyadari bila kapasitas produksi mereka tidak memadai, hal ini akan berakibat terlambatnya deadline penyelesaian sebuah pesanan, padahal ketepatan waktu merupakan nilai lebih bagi para buyer.
Setelah anda menemukan produk yang layak untuk ditawarkan, buatlah foto-foto produk tersebut kemudian upload ke web atau blog anda, maka anda sudah memiliki toko lengkap dengan produk yang ditawarkan. Hitunglah biaya produksi dan transportasi barang untuk menentukan margin harga yang anda minta. Anda juga harus mulai mempelajari cara-cara pembayaran seperti cek, giro dll. Hindari sistem kontra bon karena akan mengganggu cashflow anda. Untuk pengiriman barang, sering-seringlah berkonsultasi dengan penyedia jasa ekspedisi untuk mendapatkan jasa pengiriman yang murah dan aman

Membuka toko di internet


Cara membuka toko di internet sangat mudah. Saat ini anda bisa membuka toko di internet dengan sebuah domain dot com yang berharga tidak lebih dari seratus ribu rupiah. Bayangkan berapa besar biaya yang harus anda keluarkan untuk membuka toko di dunia nyata?. Toko anda bisa berbentuk situs web, blog atau portal.
Anda bahkan bisa membuka toko dengan domain gratisan. Tetapi sangat disarankan agar anda membeli domain sendiri dengan pertimbangan alamat URL anda akan mudah diingat. Apabila anda akan memilih nama domain, pilihlah nama yang mempunyai nilai jual dan unik.
Sebagai langkah pembelajaran, tidak ada salahnya anda membuat situs web atau blog secara gratis. Untuk membuat situs web gratisan cobalah kunjungi alamat http://50webs.com/signup.html dan klik free hosting untuk membuat subdomain secara gratis. Tentunya anda sudah harus memiliki alamat email untuk korespondensi anda dengan pengelola situs. Untuk membuat blog anda bisa memanfaatkan beberapa alamat penyedia blog gratis. Misalnya www.blogger.com atau www.blogspot.com. Untuk referensi tidak ada salahnya anda mempelajari buku-buku tentang cara pembuatan situs web atau blog.
Apabila anda telah memiliki situs web atau blog maka anda tinggal memikirkan isi dari web atau blog tersebut yang memiliki nilai jual. Sebagaimana sebuah toko, maka poduk yang anda tawarkan harus bisa menarik orang untuk membelinya dan bukan produk yang mudah ditemui di pasaran.
Selain itu, anda bisa memanfaatkan ruang di web atau blog anda untuk pemasangan iklan. Anda bisa mendaftarkan web atau blog anda untuk dapat dipasangi iklan. Saat ini program yang paling baik untuk mencari pemasang iklan adalah dengan program google Adsense. Daftarkan web atau blog anda pada halaman http://thegooglecash.50webs.com/ dan klik banner Get targeted ads on your site with google Adsense dan ikuti tahapan selanjutnya. Apabila web atau blog anda memenuhi syarat, maka web atau blog anda akan dipasangi oleh iklan dimana anda akan mendapat fee dari pemasang iklan tersebut.
Jadi, selain anda bisa menjual produk melalui web atau blog yang anda buat, andapun bisa meraih penghasilan dari para pemasang iklan. Saran saya, segeralah buat toko anda dan ciptakan content (isi) web atau blog yang menarik banyak orang.

Sabtu, 22 Desember 2007

Peluang bisnis disekitar kita


Internet saat ini tidak hanya menjadi media informasi dan komunikasi yang memiliki jangkauan luas, tetapi juga sudah menjadi media marketing yang dapat diandalkan. Bayangkan anda memiliki sebuah toko di internet untuk memasarkan sebuah produk tanpa harus menyewa/membeli tempat usaha yang tentunya tidak murah.
Kadang-kadang orang ragu untuk menjadi seorang usahawan karena alasan keterbatasan modal. Internet saat ini menyediakan situs atau blog yang murah bahkan gratis agar anda dapat membuka sebuah toko di dunia maya. Mengenai produk yang akan anda jual, anda harus meluangkan waktu untuk berjalan-jalan di sekitar tempat tinggal anda. Berapa banyak peluang usaha yang bisa anda manfaatkan?.
Cobalah sekali-sekali anda mengunjungi sentra-sentra pengrajin UKM di kota anda. Para pengrajin ini umumnya memiliki keterbatasan informasi dan masih menjalankan usahanya secara tradisional dalam aspek pemasarannya. Mereka masih mengandalkan bandar-bandar penampung besar untuk memasarkan produknya. Bandar-bandar inilah, yang menguasai jaringan pemasaran yang luas, yang lebih banyak menikmati keuntungan dari profit yang dihasilkan. Ini semakin membuktikan bahwa siapa yang menguasai pemasaran akan lebih diuntungkan daripada mereka yang hanya memproduksi barang.
Para pengrajin biasanya lebih sibuk mengawasi proses produksi daripada mengurusi aspek pemasaran. Ini peluang bagi kita untuk ikut memasarkan produk para pengrajin melalui media internet. Anda tidak harus memiliki bengkel produksi atau berpergian jauh untuk menawarkan produk. Anda cukup membina relasi yang baik dengan para pengrajin dan UKM dan membuka toko di internet untuk mempromosikan produk anda sampai ke mancanegara. Ini adalah peluang untuk menjadi usahawan tanpa harus menyediakan modal yang besar. Tetapi tentunya anda harus mempelajari etika dan aturan main dalam berbisnis terlebih dahulu. Anda harus menguasai cara pemesanan, pengiriman dan pembayaran barang yang berlaku umum di dunia bisnis.
Akhirnya, segera bukalah toko anda di internet, manfaatkan semua peluang usaha, jalin hubungan dengan para pengrajin dan pelaku bisnis UKM, buatlah foto-foto produk yang akan anda pasarkan untuk anda tampilkan di internet dan semoga anda bisa meraih sukses di bidang e-comerce ini.